Weekly Market Recap 19 – 23 Januari 2026

  • icon-jam26 Januari 2026
  • icon-share
    Shares

Weekly Market Recap 19 – 23 Januari 2026

Ringkasan Pasar:

  • Saham Global:Volatilitas pasar global meningkat seiring tarik-ulur ketegangan perdagangan antara AS dan Uni Eropa. S&P 500 −0,35% WoW, sementara Nasdaq −0,06% WoW.

  • Saham Domestik:Pasar saham Indonesia mengalami koreksi seiring pelemahan nilai tukar Rupiah dan meningkatnya kekhawatiran domestik. IHSG −0,92% WoW dan IDX80 −1,49% WoW. Pasar mencatat arus dana asing keluar bersih sebesar Rp3,25 triliun WoW.

  • Pasar Obligasi Domestik: Imbal hasil obligasi pemerintah Indonesia (IndoGB) bergerak naik ke level 6,40%. Arus dana asing keluar mencapai Rp−4,6 triliun WoW.

 

Berita Utama Pekan Ini:

 

  • Presiden Trump menarik kembali rencana tarif terhadap Eropa setelah tercapai kerangka kesepakatan terkait Greenland.

  • Inflasi PCE AS tercatat sesuai ekspektasi di level 2,8% YoY, sementara belanja konsumen AS meningkat 3,1% QoQ, mendukung prospek pertumbuhan ekonomi AS yang lebih kuat pada 4Q25.

  • IMF meningkatkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 5,1% pada 2026 (sebelumnya 4,9% pada Oktober), seiring revisi naik proyeksi pertumbuhan ekonomi global.

  • Spekulasi terkait independensi Bank Indonesia meningkat seiring beredarnya narasi potensi pertukaran posisi antara Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono dan Deputi Gubernur BI Juda Agung.

  • Bank Indonesia menahan BI Rate di level 4,75% serta meningkatkan penerbitan SRBI menjadi Rp39,7 triliun (sebelumnya Rp7,0 triliun). Langkah ini memunculkan pertanyaan terkait koordinasi kebijakan moneter dan fiskal, mengingat sinyal pengetatan bertentangan dengan arah kebijakan pro pertumbuhan.

  • Sebanyak 28 izin usaha perusahaan sumber daya alam dicabut akibat ketidakpatuhan terhadap regulasi lingkungan. Tambang emas Martabe milik UNTR termasuk dalam izin yang dicabut.

 

Pandangan Kami:

Meskipun pasar saham Indonesia mengalami koreksi dalam jangka pendek, kami tetap memandang prospek Indonesia secara konstruktif, didukung oleh perbaikan kondisi ekonomi global serta realisasi belanja program sosial dan prioritas pemerintah. Kami mempertahankan pandangan positif terhadap pasar saham dengan pendekatan barbell antara aset pertumbuhan dan instrumen lindung nilai, serta menempatkan porsi kas sebesar 3–5% untuk menangkap peluang di tengah volatilitas dan katalis berbasis arus dana.

 

Rekomendasi:

RD MITRA, RD ASEAN5, RD MISB, RD MIDU, RD MIDSYA, RD MMUSD, RD IDAMAN

 

Simak pembahasan mendalam seputar pergerakan pasar pekan ini dalam laporan lengkap Weekly Market RecapBaca Selengkapnya

 


 

PRODUK 3M PERFORMANCE YTD PERFORMANCE
JCI +8.18% +3.52%
LQ45 +5.49% +3.19%
Saham
MITRA A +10.12% +4.26%
MICB A +8.35% +4.16%
ASEAN5 +9.69% +4.21%
MGSED +2.09% +2.85%
Indeks
FTSE ESG A +1.95% +0.80%
ETF
XMLF +5.71% +3.24%
Campuran
MISB +8.70% +4.53%
MIA +8.36% + 3.59%
Pendapatan Tetap
MIDU A -0.14% -0.38%
MIDO2 -0.74% -0.79%
IDAMAN A -1.07% -0.67%
Pasar Uang
MIPU A +1.00% +0.22%
MMUSD +0.66% +0.16%

*Data diatas adalah data per tanggal 23 Januari 2026

 


Info Lebih Lanjut

Hubungi Mandiri Investasi – (021) 526 3505
‌Email Mandiri Investasi – [email protected]
‌Mandiri Investasi – mandiri-investasi.co.id
‌‌


DISCLAIMER

‌Pendapat yang diungkapkan dalam artikel adalah untuk tujuan informasi umum saja dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran atau rekomendasi khusus untuk individu atau produk keamanan atau investasi tertentu. Ini hanya dimaksudkan untuk memberikan edukasi tentang industri keuangan. Pandangan yang tercermin dalam konten dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Seluruh data kinerja dan return investasi yang tertera di artikel ini tidak dapat digunakan sebagai dasar jaminan perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana

Written by

Theodorus Alvinly

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *