Volatilitas pasar meningkat di tengah ketegangan AS–Iran dan kenaikan inflasi AS, dengan perhatian pasar tertuju pada arah kebijakan moneter.
IHSG turun ke level terendah lima tahun dengan valuasi kembali ke area pandemi, membuka peluang akumulasi di tengah volatilitas pasar.
Pasar menguat didorong AI dan meredanya ketegangan geopolitik, sementara perhatian tertuju pada data ekonomi AS pekan depan.
Pasar global menguat didorong AI dan meredanya tensi Timur Tengah, sementara pasar domestik tertekan kebijakan dan rupiah.
Pasar cenderung hati-hati di tengah kenaikan inflasi AS, menanti arah kebijakan The Fed dan dampak rebalancing MSCI Indonesia.
Pasar global menguat didorong optimisme AI, sementara Indonesia menghadapi tekanan rupiah dan risiko geopolitik.
Pasar global menguat, namun Indonesia tertekan oleh pelemahan rupiah di tengah sikap hawkish The Fed dan risiko global.
Pasar melambat di tengah ketidakpastian, sementara Indonesia terkoreksi tajam akibat pelemahan rupiah dan sentimen MSCI.
Pasar menguat didorong kinerja emiten, namun volatilitas tinggi akibat tensi AS-Iran dan lonjakan harga minyak global.
Pasar rebound didorong meredanya tensi, namun risiko meningkat saat negosiasi AS-Iran gagal, menekan inflasi dan volatilitas.













