Ringkasan Pasar:
-
Saham Global: Pasar saham global mengalami koreksi luas setelah meningkatnya ketegangan geopolitik mendorong kenaikan harga minyak.
-
Saham Domestik: Pasar Indonesia mengalami koreksi cukup dalam akibat kombinasi ketegangan geopolitik dan revisi outlook Indonesia oleh Fitch. Investor asing mencatatkan inflow sebesar Rp2.2 triliun.
-
Pasar Obligasi Domestik: IndoGB terkoreksi ke level 6.6% seiring kekhawatiran terhadap potensi pelebaran defisit fiskal akibat kenaikan harga minyak. Investor asing mencatat outflow sebesar Rp1 triliun.
Berita Utama Pekan Ini:
-
Konflik di Iran semakin meningkat setelah Iran meluncurkan drone dan misil ke Israel serta sejumlah wilayah di kawasan. Beberapa target terkena serangan di Oman, Dubai, dan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Riyadh. Serangan tersebut juga menargetkan infrastruktur penting minyak dan gas di kawasan.
-
China menetapkan target pertumbuhan ekonomi terendah dalam beberapa dekade sebesar 4.5%–5% pada 2026, seiring berlanjutnya pelemahan sektor properti di negara tersebut.
-
Fitch menurunkan outlook Indonesia menjadi “Negatif” dengan alasan ketidakpastian kebijakan. Fitch memperingatkan bahwa peringkat sovereign rating dapat terancam apabila kerentanan makroekonomi meningkat, defisit fiskal melebar signifikan, atau cadangan devisa menurun.
-
Perbaikan ekonomi mulai terlihat. Pada Februari 2026, pertumbuhan M0 yang telah disesuaikan mencapai +18.32% YoY (sebelumnya: +14.74%), level tertinggi sejak September 2025 dan mencatat enam bulan berturut-turut pertumbuhan dua digit.
- IDX mulai membuka informasi entitas yang memiliki lebih dari 1% kepemilikan saham dalam suatu perusahaan guna meningkatkan transparansi dalam perhitungan free float.
Pandangan Kami:
Ketegangan yang berkepanjangan di Iran berpotensi mempertahankan harga minyak pada level tinggi lebih lama dan pada akhirnya memperpanjang tekanan inflasi. Kami tetap merekomendasikan aset berkualitas serta lindung nilai komoditas pada sektor energi dan logam pilihan.
Dari sisi portofolio, kami memposisikan strategi untuk melindungi portofolio dari ketidakpastian sambil mempertahankan likuiditas guna memanfaatkan peluang masuk kembali pada saham fundamental yang oversold.
Rekomendasi:
Simak pembahasan mendalam seputar pergerakan pasar pekan ini dalam laporan lengkap Weekly Market Recap: Baca Selengkapnya
| PRODUK | 3M PERFORMANCE | YTD PERFORMANCE |
|---|---|---|
| JCI | -12.13% | -12.27% |
| LQ45 | -8.41% | -8.33% |
| Saham | ||
| MITRA A | -4.84% | -6.35% |
| MICB A | -3.66% | -5.17% |
| ASEAN5 | -5.06% | -6.43% |
| MGSED | +2.04% | +2.00% |
| Indeks | ||
| FTSE ESG A | -9.26% | -8.95% |
| ETF | ||
| XMLF | -7.98% | -8.21% |
| Campuran | ||
| MISB | +0.65% | -1.62% |
| MIA | -3.02% | -4.53% |
| Pendapatan Tetap | ||
| MIDU A | -0.07% | -0.49% |
| MIDO2 | -0.67% | -1.16% |
| IDAMAN A | -0.90% | -1.01% |
| Pasar Uang | ||
| MIPU A | +0.81% | +0.52% |
| MMUSD | +0.64% | +0.46% |
*Data diatas adalah data per tanggal 9 Maret 2026
Info Lebih Lanjut
Hubungi Mandiri Investasi – (021) 526 3505
Email Mandiri Investasi – [email protected]
Mandiri Investasi – mandiri-investasi.co.id
DISCLAIMER
Pendapat yang diungkapkan dalam artikel adalah untuk tujuan informasi umum saja dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran atau rekomendasi khusus untuk individu atau produk keamanan atau investasi tertentu. Ini hanya dimaksudkan untuk memberikan edukasi tentang industri keuangan. Pandangan yang tercermin dalam konten dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Seluruh data kinerja dan return investasi yang tertera di artikel ini tidak dapat digunakan sebagai dasar jaminan perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana
Written by




Tinggalkan Balasan