Ketegangan Iran memicu lonjakan minyak dan koreksi pasar global, menekan IHSG serta meningkatkan risiko inflasi global.
Pasar global terkoreksi akibat ketegangan geopolitik dan kenaikan minyak. Outlook Indonesia direvisi negatif oleh Fitch.
Pasar tertekan risiko geopolitik dan inflasi. Indonesia hadapi tekanan fiskal, investor beralih ke aset defensif global.
Pasar global rebound terbatas risiko geopolitik, IHSG menguat tipis, strategi fokus aset quality dan komoditas defensif.
IHSG rebound didukung respons pemerintah, sementara risiko global dan sentimen asing masih membayangi strategi defensif.
Pasar Indonesia tertekan oleh sentimen MSCI dan global, sementara strategi defensif dan aset USD menjadi fokus investor.
Tekanan MSCI memicu koreksi tajam IHSG, sementara pasar menanti kepastian reformasi dan arah kebijakan global.
Pasar Indonesia terkoreksi di tengah volatilitas global, namun prospek ekonomi tetap solid didukung kebijakan dan belanja pemerintah.
Pasar Desember 2025 dipengaruhi pemangkasan FFR, divergensi bank sentral global, serta penguatan fundamental ekonomi Indonesia.
Pasar global tertekan geopolitik dan The Fed, namun rotasi ke EM dan reli komoditas menopang IHSG dan arus dana asing.













