Riyanto Prabowo

Riyanto Prabowo

Komisaris

Riyanto Prabowo menjabat sebagai Komisaris PT Mandiri Manajemen Investasi sejak Mei 2026. Beliau memiliki pengalaman profesional lebih dari 28 tahun di bidang hukum korporasi, sektor keuangan, dan pengelolaan BUMN, yang dibangun melalui perjalanan karier di Kementerian Keuangan hingga Kementerian BUMN, yang saat ini menjadi Badan Pengaturan BUMN.

Dalam perjalanan kariernya, Riyanto terlibat dalam berbagai aksi korporasi strategis, antara lain merger perbankan yang menghasilkan Bank Mandiri, pembentukan PT Permodalan Nasional Madani, privatisasi BRI, rights issue BTN, serta merger Danareksa Investment Management menjadi BRI Manajemen Investasi. Beliau juga berkontribusi dalam penerbitan obligasi dan sukuk BUMN, pembentukan Holding Ultra Mikro dan Indonesia Financial Group, penyelarasan anggaran dasar Himbara, serta standardisasi kontrak di lingkungan BUMN.

Riyanto juga memiliki pengalaman pengawasan sebagai Komisaris PT Rajawali II Cirebon pada periode 2012–2019 dan Komisaris PT Sarinah pada periode 2019–2025, termasuk sebagai Ketua Komite Audit yang membawahi aspek legal, keuangan, dan tata kelola perusahaan. Sejak Agustus 2025, beliau juga menjadi anggota Komite Nominasi dan Remunerasi PT Angkasa Pura Indonesia. Dalam kapasitasnya di Kementerian BUMN, beliau menjalankan peran sebagai Koordinator/Penata Kelola Perusahaan Negara sejak tahun 2020 dengan fokus pada aspek hukum korporasi BUMN.

Riyanto memperoleh gelar Sarjana Hukum dari Universitas Diponegoro pada tahun 1990 dan Magister Hukum dengan spesialisasi Hukum Ekonomi dari Universitas Indonesia pada tahun 2005. Beliau juga telah mengikuti pelatihan Qualified Risk Governance Professional pada tahun 2024.