Ringkasan Pasar:
-
Global Equity: Pasar saham global mayoritas menguat sepanjang pekan, didukung oleh keputusan The Fed mempertahankan suku bunga serta laporan keuangan Microsoft dan Amazon yang melampaui ekspektasi. Kedua faktor tersebut mendorong penguatan tajam sektor teknologi pada pertengahan pekan.
-
Domestic Equity: IHSG mengakhiri pekan dengan kenaikan sebesar +0,64% WoW, seiring investor menimbang awal musim laporan keuangan kuartal II yang kuat di tengah ketidakpastian kebijakan yang masih berlanjut. Investor asing mencatat outflow sebesar Rp2,61 triliun WoW di pasar reguler.
-
Domestic Bond Market: Imbal hasil obligasi pemerintah Indonesia (IndoGB) tenor 10 tahun stabil di level 7,36%, sementara imbal hasil UST tenor 10 tahun naik tipis menjadi 4,73%. Rupiah kembali ke level 18.000 per dolar AS, sedangkan investor asing mencatat inflow sebesar Rp830 miliar WTD di pasar SBN berdasarkan data per 29 Juli.
Berita Utama Pekan Ini:
-
Sejumlah bank sentral mempertahankan suku bunga. The Fed mempertahankan suku bunga pada kisaran 3,50–3,75% melalui hasil pemungutan suara 9-3, dengan tiga anggota yang berbeda pendapat mendukung kenaikan suku bunga, di tengah inflasi yang masih berada di atas target. BoE mempertahankan suku bunga di level 3,75%, sementara BoJ mempertahankan suku bunga di level 1% dan memberi sinyal kenaikan lanjutan seiring inflasi mendekati target.
-
Pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal II 2026 melambat menjadi 1,5% secara annualized, dipengaruhi oleh melemahnya belanja pemerintah dan ekspor neto meskipun konsumsi tetap kuat. Sementara itu, ekonomi Uni Eropa tumbuh 0,4% QoQ, termasuk pertumbuhan Spanyol sebesar +0,7%, didukung oleh investasi AI dan belanja pemerintah.
-
Inflasi PCE inti AS melandai menjadi 3,3% YoY. Namun, tingkat tabungan turun menjadi 2,7%, level terendah dalam hampir empat tahun terakhir.
-
Saham AI dan teknologi berfluktuasi tajam sepanjang pekan. Saham AS mengalami aksi jual pada awal pekan akibat kekhawatiran terhadap belanja modal, sebelum berbalik menguat setelah Microsoft membukukan pertumbuhan Azure yang kuat. Saham CXMT Tiongkok melonjak +466% pada debut perdagangannya dalam IPO terbesar di Asia sepanjang 2026. KOSPI sempat turun 10% sebelum mencatat rebound tertinggi sebesar 18% setelah laporan keuangan emiten cip melampaui ekspektasi, dengan leveraged ETF turut memperbesar volatilitas pasar.
-
Di dalam negeri, pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia secara mendadak sempat menekan rupiah dan IHSG. Sentimen kemudian stabil setelah Destry Damayanti ditunjuk sebagai pelaksana tugas serta muncul sinyal informal dari Presiden Prabowo pada akhir pekan bahwa Destry dapat diusulkan sebagai Gubernur BI definitif. Namun, belum terdapat pencalonan resmi yang disampaikan kepada DPR.
-
Kinerja laba kuartal II 2026 dari 55 emiten IHSG sejauh ini secara umum menunjukkan ketahanan, dipimpin oleh sektor konsumer, perkebunan, komoditas, dan telekomunikasi. Panduan kinerja ke depan sektor perbankan menunjukkan hasil yang bervariasi, sementara sektor kesehatan dan media tertinggal.
Pandangan Kami:
Rekomendasi:
Simak pembahasan mendalam seputar pergerakan pasar pekan ini dalam laporan lengkap Weekly Market Recap: Baca Selengkapnya
| PRODUK | 3M PERFORMANCE | YTD PERFORMANCE |
|---|---|---|
| JCI | -10.36% | -27.88% |
| LQ45 | -7.19% | -26.62% |
| Saham | ||
| MITRA A | -6.77% | -17.74% |
| MICB A | -7.81% | -17.22% |
| ASEAN5 | -8.62% | -19.83% |
| MGSED | +0.78% | +9.29% |
| Index | ||
| FTSE ESG A | -2.19% | -18.77% |
| ETF | ||
| XMLF | -4.83% | -23.16% |
| Campuran | ||
| MISB | -10.84% | -11.31% |
| MIA | -13.05% | -12.79% |
| Pendapatan Tetap | ||
| MIDU A | -1.58% | -1.83% |
| MIDO2 | -3.34% | -3.69% |
| IDAMAN A | -3.90% | -4.11% |
| Pasar Uang | ||
| MIPU A | +1.51% | +1.37% |
| MMUSD | +1.58% | +1.48% |
*Data diatas adalah data per tanggal 31 Juli 2026
Info Lebih Lanjut
Hubungi Mandiri Investasi – (021) 526 3505
Email Mandiri Investasi – [email protected]
Mandiri Investasi – mandiri-investasi.co.id
DISCLAIMER
Pendapat yang diungkapkan dalam artikel adalah untuk tujuan informasi umum saja dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran atau rekomendasi khusus untuk individu atau produk keamanan atau investasi tertentu. Ini hanya dimaksudkan untuk memberikan edukasi tentang industri keuangan. Pandangan yang tercermin dalam konten dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Seluruh data kinerja dan return investasi yang tertera di artikel ini tidak dapat digunakan sebagai dasar jaminan perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana
Written by




Tinggalkan Balasan