Weekly Market Recap 29 Juni – 3 Juli 2026

  • icon-jam06 Juli 2026
  • icon-share
    Shares

Weekly Market Recap 29 Juni – 3 Juli 2026

Ringkasan Pasar:

  • Global Equity: Pasar saham global mayoritas ditutup menguat, dengan Indeks MSCI World naik sebesar +2,07% WoW, didukung oleh data ketenagakerjaan AS yang lebih lemah sehingga meredakan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.

  • Domestic Equity: IHSG turun sebesar -0,35% WoW seiring meningkatnya perhatian pasar terhadap risiko nilai tukar setelah Indonesia mencatat defisit neraca perdagangan pertama sejak 2020 serta meningkatnya kekhawatiran terhadap keberlanjutan keseimbangan eksternal. Investor asing mencatat net outflow sebesar Rp3,2 triliun sepanjang pekan.

  • Domestic Bond Market: Imbal hasil obligasi pemerintah Indonesia (IndoGB) tenor 10 tahun relatif stabil di level 7,14% (+2 bps WoW).

Berita Utama Pekan Ini:

  • Data ketenagakerjaan AS menunjukkan perlambatan, dengan penambahan payroll pada Juni sebanyak 57.000, sementara data dua bulan sebelumnya direvisi turun sebanyak 74.000. Tingkat pengangguran turun menjadi 4,2%. Di sisi lain, data penyerapan tenaga kerja versi ADP berada di bawah ekspektasi, sedangkan jumlah lowongan pekerjaan (JOLTS Job Openings) melampaui perkiraan.

  • Indeks PMI Manufaktur ISM AS turun menjadi 53,3 pada Juni dari 54,0 pada Mei, namun masih mencatat ekspansi selama enam bulan berturut-turut. Indeks pesanan baru tetap kuat di level 56,0, sementara indeks harga yang dibayar (Prices Paid) turun tajam menjadi 73,0, mengindikasikan tekanan biaya mulai mereda.

  • Inflasi Indonesia pada Juni meningkat menjadi 3,34% YoY, didorong oleh kenaikan harga transportasi dan bahan bakar. Sementara itu, inflasi inti (core inflation) naik menjadi 2,76% YoY, tertinggi sejak April 2023.

  • Indonesia mencatat defisit neraca perdagangan sebesar USD1,61 miliar, mengakhiri tren surplus selama enam tahun terakhir. Kondisi ini terutama dipengaruhi oleh melemahnya ekspor CPO serta meningkatnya impor mesin dan peralatan.

  • Indeks PMI Manufaktur Indonesia versi S&P Global turun menjadi 46,9 pada Juni 2026 dari 50,0 pada Mei. Angka tersebut merupakan level terendah sejak Juni 2025 sekaligus kontraksi kedua yang terjadi sepanjang tahun ini.

Pandangan Kami:

Fokus pasar pada pekan depan akan tertuju pada rilis data sektor jasa, perdagangan, perumahan, dan ketenagakerjaan AS yang berpotensi memengaruhi arah kebijakan The Fed, pergerakan dolar AS, serta sentimen risiko di pasar negara berkembang. Di dalam negeri, perhatian pasar akan tertuju pada data cadangan devisa dan Indeks Keyakinan Konsumen.

Pasar saham Indonesia diperkirakan masih dibayangi oleh defisit neraca perdagangan dan meningkatnya risiko nilai tukar, dengan arah pergerakan jangka pendek yang dipengaruhi oleh pergerakan Rupiah, data eksternal, serta perkembangan kesenjangan antara valuasi pasar yang masih rendah dan ekspektasi pertumbuhan laba. Kami melihat adanya perbedaan yang semakin lebar antara valuasi pasar saat ini dan prospek pertumbuhan laba, sehingga penciptaan alpha diperkirakan tetap akan terutama berasal dari alokasi sektor yang disiplin dan pemilihan saham yang selektif.

Di pasar pendapatan tetap, sikap proaktif Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar serta prospek kembalinya aliran dana asing menjadikan strategi durasi semakin menarik bagi investor jangka menengah hingga panjang, meskipun volatilitas jangka pendek masih berpotensi berlanjut.

Rekomendasi:

RD MISB, RD MMUSD, RD IDAMAN, RD MIDU, RD MIDSYA, RD MGSED, RD MASED, RD FTSE, ETF LQ45, ETF SRI Kehati, MICB, MITRAS. 

Simak pembahasan mendalam seputar pergerakan pasar pekan ini dalam laporan lengkap Weekly Market RecapBaca Selengkapnya

 


 

PRODUK 3M PERFORMANCE YTD PERFORMANCE
JCI -17.70% -31.81%
LQ45 -20.23% -31.05%
Saham
MITRA A -15.07% -22.74%
MICB A -15.55% -21.97%
ASEAN5 -15.54% -23.42%
MGSED +19.49% +16.99%
Indeks
FTSE ESG A -12.80% -23.16%
ETF
XMLF -16.90% -27.79%
Campuran
MISB -13.09% -13.55%
MIA -16.06% -15.82%
Pendapatan Tetap
MIDU A -1.72% -1.97%
MIDO2 -3.17% -3.52%
IDAMAN A -1.88% -2.10%
Pasar Uang
MIPU A +1.24% +1.11%
MMUSD +1.38% +1.27%

*Data diatas adalah data per tanggal  3 Juli 2026

 


Info Lebih Lanjut

Hubungi Mandiri Investasi – (021) 526 3505
‌Email Mandiri Investasi – [email protected]
‌Mandiri Investasi – mandiri-investasi.co.id
‌‌


DISCLAIMER

‌Pendapat yang diungkapkan dalam artikel adalah untuk tujuan informasi umum saja dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran atau rekomendasi khusus untuk individu atau produk keamanan atau investasi tertentu. Ini hanya dimaksudkan untuk memberikan edukasi tentang industri keuangan. Pandangan yang tercermin dalam konten dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Seluruh data kinerja dan return investasi yang tertera di artikel ini tidak dapat digunakan sebagai dasar jaminan perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana

Written by

Ikhlas Ikhlas

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *