Ringkasan Pasar:
-
Global Equity: Momentum penguatan pasar global mulai melambat seiring meningkatnya ketidakpastian terkait negosiasi perdamaian. S&P500 +0,55% WoW.
-
Domestic Equity: Pasar Indonesia mengalami koreksi tajam dipicu pelemahan signifikan Rupiah serta tekanan pada saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi. IHSG -6,6% WoW dan IDX80 -8,4% WoW. Investor asing mencatat net outflow sebesar Rp2,9 triliun WoW.
-
Domestic Bond Market: Imbal hasil obligasi pemerintah tenor 10 tahun meningkat ke 6,78%. Investor asing mencatat net inflow sebesar Rp6,1 triliun WoW.
Berita Utama Pekan Ini:
-
Kawasan Asia menunjukkan bias kebijakan yang lebih hawkish, dengan bank sentral Filipina menaikkan suku bunga sebesar 25 bps menjadi 4,5%. Singapura juga memperketat kebijakan melalui penyesuaian currency band untuk meredam tekanan inflasi. Hal ini mencerminkan langkah dini berbagai negara dalam menjaga ekspektasi inflasi.
-
Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan sesuai konsensus, namun dengan nada kebijakan yang ketat. BI juga menaikkan suku bunga SRBI sebagai upaya menjaga stabilitas Rupiah yang sempat melemah hingga 17.300/USD, dipengaruhi oleh jatuh tempo besar pada instrumen forward. BI menegaskan bahwa kenaikan suku bunga hanya akan dilakukan jika pelemahan Rupiah berlanjut secara berkelanjutan dan terjadi pass-through inflasi.
-
Kementerian Keuangan melakukan pergantian dua pejabat eselon I, yaitu Direktur Jenderal Anggaran serta Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal.
-
MSCI melanjutkan pembekuan indeks Indonesia sambil memantau perkembangan reformasi pasar. Panduan lanjutan akan disampaikan pada methodology review bulan Juni.
- Saham yang masuk dalam kategori High Shareholder Concentration tidak akan dipertimbangkan untuk masuk dalam indeks, baik oleh MSCI maupun indeks domestik seperti LQ45 dan IDX80.
Pandangan Kami:
Pasar akan mencermati pertemuan FOMC pekan depan, dengan ekspektasi suku bunga tetap ditahan. Pertemuan ini menjadi penting karena adanya ekspektasi pernyataan dari Kevin Warsh, menjelang potensi pergantian Ketua The Fed pada Mei mendatang.
Dari sisi portofolio, kami tetap memposisikan strategi lindung nilai terhadap ketidakpastian geopolitik. Kami melihat peluang pada pemilihan sektor yang selektif, menghindari posisi spekulatif, serta menjaga fleksibilitas kas secara taktis untuk memanfaatkan peluang akumulasi pada saham fundamental yang oversold (bottom fishing).
Rekomendasi:
Simak pembahasan mendalam seputar pergerakan pasar pekan ini dalam laporan lengkap Weekly Market Recap: Baca Selengkapnya
| PRODUK | 3M PERFORMANCE | YTD PERFORMANCE |
|---|---|---|
| JCI | -20.35% | -17.55% |
| LQ45 | -20.93% | -18.40% |
| Saham | ||
| MITRA A | -13.27% | -9.57% |
| MICB A | -11.81% | -8.15% |
| ASEAN5 | -13.68% | -10.04% |
| MGSED | +4.06% | +7.27% |
| Indeks | ||
| FTSE ESG A | -15.51% | -14.83% |
| ETF | ||
| XMLF | -19.45% | -16.84% |
| Campuran | ||
| MISB | -6.32% | -2.07% |
| MIA | -6.25% | -5.98% |
| Pendapatan Tetap | ||
| MIDU A | -0.91% | –0.94% |
| MIDO2 | –1.68% | –2.03% |
| IDAMAN A | –0.84% | -1.06% |
| Pasar Uang | ||
| MIPU A | +0.93% | +0.80% |
| MMUSD | +0.88% | +0.78% |
*Data diatas adalah data per tanggal 24 April 2026
Info Lebih Lanjut
Hubungi Mandiri Investasi – (021) 526 3505
Email Mandiri Investasi – [email protected]
Mandiri Investasi – mandiri-investasi.co.id
DISCLAIMER
Pendapat yang diungkapkan dalam artikel adalah untuk tujuan informasi umum saja dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran atau rekomendasi khusus untuk individu atau produk keamanan atau investasi tertentu. Ini hanya dimaksudkan untuk memberikan edukasi tentang industri keuangan. Pandangan yang tercermin dalam konten dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Seluruh data kinerja dan return investasi yang tertera di artikel ini tidak dapat digunakan sebagai dasar jaminan perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana
Written by




Tinggalkan Balasan